Aklamasi, Abdullah Badar Pimpin Kembali PC GP Ansor Garut

- Penulis

Sabtu, 23 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GP Ansor Kabupaten Garut, Abdullah Badar  (kiri)

i

Ketua GP Ansor Kabupaten Garut, Abdullah Badar (kiri)

Garut – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Garut Abdullah Badar terpilih kembali untuk memimpin organisasi sayap kepemudaan di Nahdlatul Ulama periode 2022-2026.

Badar terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XIV yang mengusung tema Menata Kaderisasi Meningkatkan Tata Kelola Organisasi, bertempat di Pondok Pesantren Al-Halim, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jumat (22/07/2022).

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Garut Abdullah Badar menekankan kader Ansor harus mulai berpikir global di zaman yang serba cepat, maju dan terbuka.

“Oleh karena itu digitalisasi kader dan organisasi sangat penting untuk dilakukan. Sekarang GP Ansor Garut sudah berjalan untuk melakukan penertiban administrasi secara digital agar data-data tersimpan dengan baik dan rapi,” kata Badar.

Baca Juga :  Guncangan Sesar Garsela Sebabkan Ratusan Rumah Warga di Garut Rusak

Badar menyampaikan, bahwa kader Ansor harus mampu menumbuhkembangkan ide dan potensi dan mengambil peran penting di masyarakat.

“Kader Ansor adalah calon pemimpin masa depan, untuk itu kader Ansor harus mampu meningkatkan kualitas dan kapasitasnya untuk pada giliranya nanti berperan lebih besar dalam meneruskan perjuangan Nahdlatul Ulama. Karena Ansor adalah masa depan NU,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Garut Helmi Budiman dalam sambutannya mengaku prihatin dengan naiknya angka kemiskinan di Kabupaten Garut. Terlebih, saat ini Garut sedang dilanda bencana, dan ia khawatir kejadian tersebut bisa menaikan kembali angka kemiskinan di daerahnya.

“Tentu ini (naiknya angka kemiskinan) adalah bukan kabar baik (tapi) kabar buruk, apalagi dengan adanya bencana tentu kita khawatir atau mudah mudahan tidak, tapi perhitungan-perhitungan rasional kemiskinan naik, karena ternyata yang terkena bencana itu rata-rata adalah daerah yang miskin (yang berada di) bantaran sungai, (dan) tentu ini adalah satu hal yang memprihatinkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Buntut Tragedi Kanjuruhan, PMII Jabar Desak Ketua PSSI Mundur

Dalam kesempatan ini juga, Wabup Garut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gerakan Pemuda Ansor yang selama ini telah bersinergi dan juga bekerja sama dengan Pemkab Garut.

“Jadi saya ucapkan selamat menjalankan konfercab yang ke 14, saya yakin hasilnya nanti ada sesuatu yang dipersembahkan buat Kabupaten Garut yang sekarang sedang mengalami musibah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Kartini, Tsoht Rilis Single Terbaru
Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan
Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan
Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut
Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan
Warga Tertimpa Pohon Tumbang Dievakuasi Polisi
DMI Kecamatan se-Kab Garut Dapat Bantuan Alat Kebersihan
Partisipasi Pemilu Masyarakat Garut Melebihi Target
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Maret 2024 - 22:28 WIB

Masa Akhir Tahapan Pemilu 2024, Panwascam Cibiuk Gelar Press Release Hasil Kerja Pengawasan

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:10 WIB

Cek Kelayakan Kendaraan Dilakukan Petugas Antisipasi Kecelakaan

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:42 WIB

Asesmen Wilayah Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Garut

Minggu, 10 Maret 2024 - 13:51 WIB

Beras Lokal Garut Meroket Jelang Ramadan

Minggu, 10 Maret 2024 - 12:31 WIB

Warga Tertimpa Pohon Tumbang Dievakuasi Polisi

Jumat, 8 Maret 2024 - 21:52 WIB

DMI Kecamatan se-Kab Garut Dapat Bantuan Alat Kebersihan

Jumat, 8 Maret 2024 - 21:28 WIB

Partisipasi Pemilu Masyarakat Garut Melebihi Target

Jumat, 8 Maret 2024 - 13:33 WIB

Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu Legislatif 2024 Kab. Garut

Berita Terbaru

Tugu Tugu di Kota Tasikmalaya (Foto: Istimewa)

Cek Fakta

Menelusuri Jejak Sejarah Lewat Tugu Ikonik Tasikmalaya

Minggu, 7 Jul 2024 - 10:17 WIB