Home / Politik & Hukum / Tasikmalaya

Rabu, 2 Juni 2021 - 23:39 WIB

Ajengan Muda Dikeroyok Oknum LSM, Aktivis Muda NU Gelar Aksi Solidaritas

Gentra Priangan - 

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan menemui massa aksi Aktivis Muda NU di depan Kantor PCNU Kota Tasikmalaya

i

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan menemui massa aksi Aktivis Muda NU di depan Kantor PCNU Kota Tasikmalaya

Tasikmalaya – Ratusan Aktivis Muda Nahdlatul Ulama (NU) menggelar aksi solidaritas di depan Gedung PCNU Kota Tasikmalaya merespons pengeroyokan terhadap Ajengan Muda NU Iman Darusman oleh sekelompok LSM pada Selasa, (1/6/2021) di Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Akibat tindakan tersebut, Iman Darusman mengalami luka lebam. Didampingi Aktivis Muda NU, Ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Salah satu perwakilan Aktivis Muda NU, Miftah Farid mengatakan, aksi akan terus berlanjut dan massa aksi solidaritas kemungkinan akan terus bertambah.

“Ratusan bahkan ribuan orang diperkirakan bakal hadir untuk ikut bersolidaritas,” Kata Miftah kepada media bertempat di Jalan Dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Rabu, (2/6/2021).

Baca Juga  Taman Maktal, Tempat Nongkrong Baru di Garut

Sorenya, aksi dilanjutkan oleh kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), mereka menggelar mimbar bebas menuntut pelaku segera di proses hukum.

Ketua Cabang PMII Kota Tasikmalaya, Pipin Hidayat mengatakan, tindakan pengeroyokan tersebut merupakan sebuah bentuk penghinaan dan menghilangkan sisi kemanusiaan

“Pengeroyokan itu adalah bentuk penghinaan terhadap ulama kami. Kita negara hukum, hukum harus ditegakkan. Pelaku harus segera ditangkap,” ujar Pipin.

Pipin menyampaikan aksi ini merupakan dorongan kepada pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti dan segera menangkap oknum yang melakukan pengeroyokan tersebut.

Baca Juga  24 Maret Diperingati Sebagai Hari Tuberculosis Sedunia, Ini Sejarahnya

“Kami mendesak dan mengingatkan kepada pihak kepolisian 1×2 jam agar segera menangkap pelaku pengeroyokan tersebut,” tutur Pipin.

Pipin juga menyampaikan jika kepolisian tidak segera menindaklanjuti dan menangkap pelaku pengeroyokan tersebut, pihaknya akan melakukan aksi lanjutan.

“Jika kepolisian tidak segera menangkap pelaku penganiayaan dan pengeroyokan, maka kami akan melakukan aksi lanjutan karena ini merupakan perjuangan melawan keadilan dan penindasan,” katanya.

Massak aksi dari PMII sempat ricuh dengan kepolisian dikala pihak kepolisian memadamkan ban yang sedang terbakar di kerumuman massa aksi tersebut.***

Share :

Baca Juga

Berita

KPAID Kab. Tasik: Sekarang Kita Jaga Anak, Esok Anak Jaga Kita

Berita

Pohon Tumbang di Tasikmalaya, 3 Orang Luka-Luka

Garut

Ingin Jagoannya Menang, Seorang Warga Ancam Pemilih Pilkades di Garut Pakai Golok

Garut

PMII Kecam Penutupan Paksa Masjid Ahmadiyah Oleh Bupati Garut

Sosial

Di Tengah Covid-19, Relawan Give Blood Tasikmalaya Siaga Donor Darah

Politik & Hukum

PGM Kota Tasikmalaya Tagih Janji Ridwan-Uu Untuk Mensejahterakan Guru Madrasah

Politik & Hukum

Ada Ratusan Anak Punk di Kota Tasikmalaya, Ini Kata Budi

Berita

Sambut Harlah IPPNU KE-65 dan Konferwil ke-XVI dengan Peduli Lingkungan